LEMBAGA PENDIDIKAN WIRASWASTA INDONESIA

BERSAMA KERUKUNAN USAHA KECIL MENENGAH INDONESIA DAN WAHANA PONSEL EDUCATION

MENYELENGGARAKAN PELATIHAN TEKNISI HANDPHONE SEBAGAI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

=================================================================

Buku Kewirausahaan dan Manajemen Service Center

Buku Kewirausahaan dan Manajemen Service CenterSocialTwist Tell-a-Friend

MENUJU KESUKSESAN DENGAN KEJUJURAN

Krisis ekonomi yang berkepanjangan menyebabkan terbatasnya kesempatan kerja, disisi lain banyak perusahaan yang bangkrut, akibatnya banyak karyawan yang kena PHK. Disamping itu setiap tahun lulusan SLTA, hanya sedikit yang dapat melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi, sedangkan keterampilan dan kompetensi yang mereka miliki sangat minim, hal tersebut menambah angka pengangguran. Sehingga belum memenuhi syarat untuk masuk dunia kerja.

TUJUAN UMUM MATERI KEWIRAUSAHAAN
  • BERPIKIR KRITIS, KREATIF, SISTEMIK, ILMIAH, BERWAWASAN LUAS, DAN JUGA MEMILIKI ETOS KERJA.
  • MEMILIKI SEMANGAT BERWIRAUSAHA DAN JIWA BISNIS.
  • MEMLIKI KESADARAN AKAN PENTINGNYA ILMU PENGETAHUAN UNTUK MEMULAI DAN MENGEMBANGKAN BISNIS
  • MEMILIKI KESADARAN UNTUK MERUBAH BUDAYA MENCARI KERJA MENJADI BUDAYA MENCIPTAKAN KERJA DAN MENCIPTAKAN LAPANGAN KERJA.
  • MEMILIKI KESADARAN UNTUK MELAKUKAN PERUBAHAN DENGAN MELAHIRKAN KEMAMPUAN DAN MEMILIKI CITA-CITA YANG TINGGI.

TUJUAN KHUSUS MATERI KEWIRAUSAHAAN

  • Agar memiliki minat dan kemauan serta kemampuan menjadi wirausahawan
  • Agar termotivasi untuk mendirikan usaha, terutama usaha kecil dan menengah
  • Agar memahami teknik untuk mendirikan usaha, cara membaca peluang usaha dan menjalankan usaha secara profesional
  • Mampu merancang rencana wirausaha kedepan dimulai dari sekarang.

KOMPETENSI DASAR MATERI KEWIRAUSAHAAN

  1. MENJADI ILMUWAN DAN PROFESIONAL YANG BERFIKIR KRITIS, KREATIF, INOVATIF, SISTEMIK DAN ILMIAH
  2. MENJADI WIRAUSAHAWAN YANG BERBASIS ILMU PENGETAHUAN, DENGAN MODAL “BISNIS”.

B = BERBASIS ILMU

I = NOVATIF

S = STRATEGI

N = NIAT YANG KUAT

I = INFORMASI DAN TEKHNOLOGI

S = SUPEL


PERTANYAAN :

Apa yg akan saudara lakukan setelah menyelesaikan pendidikan tersebut ?

A.Mencari pekerjaan / jadi pegawai

B.Menjadi Wirausahawan

C.Menjadi karyawan sambil berwirausaha

Bagaimana motivasi berwirausaha di kalangan masyarakat atau mahasiswa.?

Bagaimana orientasi masyarakat atau mahasiswa setelah mengikuti pendidikan?

Banyak masyarakat atau mahasiswa yang hanya memiliki tujuan atau angan-angan hanya mencari kerja, bukan menciptakan lapangan kerja. Maka hal ini tentunya akan menambah jumlah orang yang menganggur tiap tahunnya bertambah, ini semua disebabkan karena pertumbuhan lapangan kerja semakin sempit.

Kebanyakan orientasi mahasiswa setelah lulus kuliah hanya mencari kerja, bukan menciptakan lapangan kerja. artinya mereka mempunyai mental buruh, yaitu ingin menjadi pegawai negeri atau pegawai swasta, kurang mampu menciptakan lapangan kerja sendiri, kasus di Indonesia hal itu masih terjadi sampai sekarang.


Mari rubah pandangan kita untuk menuju Kesuksesan….!

KLIK DISINI UNTUK DOWNLOAD
MATERI MOTIVASI & KEWIRAUSAHAAN

Fungsi Setiap Komponen Pada Ponsel

Fungsi Setiap Komponen Pada PonselSocialTwist Tell-a-Friend

Fungsinya sebagai Penangkap dan Pemancar Gelombang Signal yang diterima oleh Pesawat Telepon Selular

SWITCH ANTENA

Fungsinya sebagai Duplixer / Pemisah antara Signal RX (Penerimaan) dengan Signal TX (Pemancaran), dan bisa juga disebut sebagai Terminal pada Pesawat telepon Selular

FILTER RX

Fungsinya Sebagai penyaring / pembagi frekwensi yang diinginkan / yang akan diterima, agar sinyal menjadi lebih bersih yang akan diterima oleh Pesawat Telepon Selular

PENGUAT RX (Transistor)

Fungsinya Sebagai penguat frekwensi penerimaan yang telah disaring oleh Filter RX sebelum diproses lebih jauh oleh Pesawat Telepon Selular

IC RF PROCESSOR

Fungsinya Sebagai pengontrol sinyal RX (masuk) dan TX(keluar), agar setiap bagian dapat bekerja baik, Komponen ini terdiri dari beberapa bagian seperti : IF, MIXER, OSCILATOR, DETECTOR, ENCODER, DECODER, AFC, TONE FREQUENCY, SQUELCH

VCO (Voltage Control Oscilator)

Fungsinya : Sebagai Oscilator / Pembangkit frekwensi yang akan dikirim melalui bagian TX (Pemancaran) dan memeriksa Frekwensi yang masuk melalui bagian RX (Penerimaan) agar tetap sama dengan yang di pancarkan. Dan juga untuk mengatur tegangan pulsa dari RF Signal Processor.

FILTER TX

Fungsinya Sebagai penyaring / pembagi frekwensi yang akan dikirim atau di pancarkan sebelum diperkuat lagi oleh komponen lain yang terdapat di dalam Pesawat Telepon Selular

IC P.A (Power Amplifier)

Fungsinya Sebagai penguat Akhir signal yang akan di pancarkan melalui komponen switch antena yang terdapat didalam Pesawat Telepon Selular

POWER DETECTOR

Adalah transistor yang mendeteksi, kuat lemahnya Signal dan mengirimkan data kepada CPU untuk diolah dan kemudian memberikan data keseluruh komponen terkait, Khususnya dengan Hardware yang berkaitan dengan Signal

IR T/R Dioda

Sebagai pemancar dan penerimaan frequency data dengan menggunakan cahaya infra merah, digunakan untuk mengiring dan menerima data aplikasi software, tanpa perlu kabel data.


Bluetooth

Komponen ini pemancar dan penerimaan frekuensi data dengan menggunakan gelombang radio atau gelombang frekuensi dengan fungsi-fungsi yang sama dengan infra red

SPEAKER

Suatu alat untuk keluarnya suara yang sebelumnya hanyalah getaran listrik dan diubah menjadi suara dengan melalui IC Audio, yang diterima oleh CPU untuk mengeluarkan suara yang terdapat dalam Pesawat Telepon Selular

MICROPHONE

Suatu alat untuk berbicara dan cara kerjanya ialah mengubah getaran suara menjadi getaran listrik agar suara yang diterima bisa diproses oleh komponen Pesawat Telepon Selular lainnya

SIM CARD

Identitas diri dari setiap Pesawat Telepon Selular yang sedang aktif tergantung dari provider sim card yang digunakan, dengan cara diproses oleh CPU yang terdapat dalam Pesawat telepon Selular

C.P.U

Pusat pengolahan data yang terdapat pada seluruh elemen atau komponen yang bekerja didalam Pesawat Telepon Selular seperti memerintah komponen terkait untuk bekerja sesuai kebutuhan dan dapat menerima informasi dari masing – masing komponen Contoh : Memerintahkan IC Power Supply untuk mensupply Tegangan/ arus keseluruh bagian Pesawat Telepon Selular, memerintahkan LCD untuk menampilkan Aktifitas pada Pesawat Telepon Selular, memerintahkan IC Flash untuk menyimpan data dan mengeluarkannya pada saat dibutuhkan, memeriksa data dari Sim Card yang masuk melalui IC Power Supply, menerima perintah data dari Keypad untuk di proses.

RAM (RANDOM ACCESS MEMORY)

Menyimpan data sementara dan membantu kinerja CPU.semakin besar kapasitas RAM semakin baik kinerja CPU.

IC FLASH

Adalah tempat penyimpanan Data pada Pesawat Telepon Selular, yang sifatnya sementara karena datanya dapat dirubah ataupun ditambah

EEPROM

Tempat penyimpanan data utama yang permanent atau data pabrik, dan bekerja tidak dengan ada atau tidak adanya arus listrik pada ponsel, karena mempunyai daya listrik tersendiri. Sedangkan letaknya terdapat pada IC AUDIO

IC REGULATOR

Untuk mengatur tegangan, agar dapat diatur sesuai kebutuhan masing-masing komponen terkait, dan juga sebagai pengkontrol dari IC Charging yang dikendalikan oleh CPU.

IC CHARGE

Komponen yang bekerja secara otomais pada saat pengisian dan kerjanya hanya untuk mengisi tegangan battry yang dikendalikan oleh CPU melalui IC Regulator

IC AUDIO

Fungsinya Sebagai pengolah sinyal suara yang masuk dari IC RF, diperkuat dan diteruskan ke Speaker, memperkuat getaran suara yang telah dirubah Mic menjadi getaran listrik kemudian diteruskan ke IC RF, menjalankan perintah dari CPU dan Pada IC Audio juga terdapat PCM ( Pulse Code Module ) dan EEPROM yang berfungsi membaca kode sinyal yang datang dari operator untuk disesuaikan dengan Imei Ponsel juga menyimpan data-data yang bersifat permanen seperti : Imei, Phone Code, Sec.Code

LCD (Liquit Cell Disply)

Komponen ini berfungsi sebagai alat yanga akan menampilkan semua kegiatan / aktifitas dari pada Pesawat Telepon Selular

Key Pad

Komponen ini berfungsi sebagai alat yang memberikan perintah data kepada CPU untuk di proses dan akan dikirimkan kepada komponen lain yang terkait dalam Pesawat Telepon Selular

IC Interface

Fungsinya sebagai pengontrol data yang diperintahkan oleh CPU untuk Vibrator, Buzzer, lampu dan bersifat sebagai saklar otomatis dalam Pesawat Telepon Selular

Battery

Fungsinya sebagai Sumber Arus listrik / Tegangan yang diperlukan untuk memberikan arus listrik kepada Pesawat Telepon Selular

FLEXIBLE

Fungsinya sebagai penghubung antara komponen satu dengan komponen lainnya

RAP3G (Radio Application Processor 3G)

Fungsi: Sebagai Processor Subsystem (PSS) Untuk Memproses MCU (Micro Control Unit) dan DSP (Digital Signal Processor) RAP3G Merupakan Processor Utama yang memproses System Seluler 3G, RAP3G menyimpan CRT (Certificate ID) dan IMEI sebagai security ponsel Nokia BB5.

Gejala Kerusakan: Gejala Kerusakan Dapat Menyebabkan Ponsel sering Hang, Blank, Restart, tidak ada signal, Contact Service, Contact Retailer, Sim Not Valid. RAP3G ini juga dapat menyebabkan Ponsel Mati Total, dan jika melakukan penggantian RAP3G maka diperlukan Restore Certificate.

CMT NOR FLASH

Fungsi:Digunakan sebagai tempat penyimpanan Kode ISA SW, Data PMM atau File Tunning Value dan Code CDSP SW.

CMT NOR FLASH Menyimpan MCU, CRT (Certificate ID) dan IMEI (International Mobile Equipment Identity) Sebagai Security Ponsel Nokia BB5, Data SW CMT NOR FLASH akan diakses secara langsung oleh RAP3G

Gejala Kerusakan: Gejala Kerusakan Dapat Menyebabkan Ponsel sering Hang, Blank, Restart, tidak ada signal, Contact Service, Contact Retailer, Sim Not Valid, dan juga Mati Total. Untuk Memperbaiki kerusakan ini, anda harus melakukan flashing terlebih dahulu.

SDRAM

Fungsi: Sebagai Memory Utama yang dinamis untuk ISA Software yang akan Mengakses Data CMT dari NOR FLASH ke RAP3G. CMT SDRAM akan diakses secara langsung oleh RAP3G.

Gejala Kerusakan: Kerusakan yang sebabkan oleh SDRAM ini biasanya akan menyebabkan Ponsel Hang, Restart, Sulit dalam Proses Booting saat dihidupkan, atau hanya tampil pada LCD tulisan “Nokia” atau bahkan sampai Mati Total. Solusi awal yang harus dilakukan adalah melakukan ‘Reset” atau Formating Ponsel dengan menggunakan Software Bantu.

HELEN / OMAP (Open Multimedia Application Processor)

FUNGSI: Komponen ini berfungsi untuk memproses Application Engine (APE) pada Ponsel Nokia yang menggunakan Dual Engine atau Dua Processor. OMAP merupakan Processor kedua yang sangat berperan dalam memproses seluruh user interface

GEJALA KERUSAKAN: Kerusakan yang diakibatkan oleh komponen ini adalah kerusakan pada beberapa fungsi seperti: Bluetooth, Camera, Memory Card, LCD, Keypad, USB Interface, dan bahkan dapat menjadi Mati Total

UNTUK FUNGSI-FUNGSI KOMPONEN LAIN SILAHKAN ANDA DOWNLOAD DISINI

By: www.wahanaponsel.com

Master Reset Smartphone and PDA

Master Reset Smartphone and PDASocialTwist Tell-a-Friend

PDA (Windows Mobile)

“PDA” (Personal Digital Assistant) pertama kali dikenalkan untuk menggantikan organizer konvensional (agenda). Dimana dulu orang menggunakan agenda untuk mencatat semua jadwal aktivitas, nomor telepon, atau untuk membantunya dalam mengingatkan hal-hal yang penting baginya. Tetapi dengan bertambah pesatnya perkembangan teknologi komputer. Dengan ditemukan dan diperkenalkannya organizer elektronik atau yang sering disebut juga dengan PDA (Personal Digital Assistant), maka orang-orang sekarang mulai menggantikan organizer konvensional tersebut dengan PDA untuk membantunya dalam aktivitas sehari-hari. Tetapi dalam perkembangannya, perusahaan pembuat PDA tersebut memperbaiki kemampuan PDAnya. Dari segi software (sistem operasi maupun aplikasinya) dan segi hardware (kecepatan prosesor, layar berwarna, memori yang besar) juga dari segi bentuk fisik yang semakin kecil. Selain itu sekarang PDA juga telah ditambah berbagai fasilitas yang menarik seperti kemampuan untuk membuat jaringan tanpa kabel (wireless), kemampuan untuk berfungsi sebagai telepon selular, maupun sebagai kamera digital. Dilihat dari kemampuan yang sangat luas dari sebuah PDA maka tidak menutup kemungkinan PDA akan menggantikan posisi notebook yang sangat besar dalam melakukan pekerjaan yang memerlukan komputer tetapi selalu berpindah-pindah (mobile).Tapi Jika PDA sendiri bermasalah pasti untuk perbaikannya pasti mahal.Untuk mengatasi kerusakan ringan pada PDA coba metode Master Reset di bawah ini :

O2 mini

Permasalahan pada ponsel PDA sendiri sering terjadinya karena terlalu banyaknya aplikasi yang terinstal atau system ponsel kacau.Akibatnya kinerja ponsel lambat Solusinya lakukan master reset.Dan Yang perlu di ingat Backup dulu daftar nama kontak dan data data penting yang lain karena setelah melakukan master reset data ponsel akan hilang.

Metode Master resetnya :

1.Pastikan batterai dalam keadaan penuh

2.Tusuk stylus ke lubang restart lalu tekan tombol power secara bersamaan

3.Kemudian tunggu proses reset sampai selesai.

O2 atom

Metode Master resetnya :

1.Pastikan batterai ponsel dalam keadaan penuh

2.Siapkan stylus pada lubang reset

3.Tekan tombol power

4.Tekan tombol send button atau tombol untuk melakukan panggilan telpon

5.Tekan pada tombol end call atau tombol untuk mengakhiri panggilan telpon

6.Kemudian lakukan Secara bersamaan

Sony Ericsson P800/900/910i


Metode Master resetnya :

Tutup flip pada ponsel dan lakukan langkah berikut dengan cepat : Scroll tombol jog keatas 1 kali dan tekan tombol *, scroll jog kebawah 2 kali dan tekan tombol *, scroll jog kebawah 1 kali dan tekan tombol *. Langkah ini akan membuka service menu dan pilih opsi reset.

Dell Axim X3 / X3i / X30/ x50 / x50v / x51 / x51v

Metode Master resetnya :

Untuk melakukan hard reset, tekan dan tahan tombol power dan lanjutkan dengan menekan lobang reset pada bagian belakang ponsel dengan menggunakan pen stylus selama 2 sampai 5 detik. Setelah itu lepaskan keduanya yang akan diikuti pesan konfirmasi untuk melakukan reset dengan konsekwensi semua data pengguna akan terhapus. Bila setuju maka tekan tombol contact dan untuk membatalkan tekan tombol mail.

HTC Apache, Sprint PPC-6700, Verizon XV6700

Metode Master resetnya :

Sambil menahan kedua tombol soft key (berlambang "-") tekan juga tombol reset sekali saja sampai tampil konfirmasi pada layar. Tekan Y bila setuju dan tekan N bila membatalkan.

HP iPAQ h1900 Series


Metode Master resetnya :

Sambil tetap menahan tombol power, ikuti dengan menekan tombol pada lobang reset dengan menggunakan pena stylus kurang lebih sekitar 5 detik.

HP iPAQ h2000 Series (2210 / 2215) dan h5000 Series (5450 / 5550 / 5555) and HP iPAQ h3800 Series (3830 / 3835 / 3850 / 3855 / 3870 / 3875)

Metode Master resetnya :

Sambil menekan dan menahan tombol paling kiri (calendar) dan tombol paling kanan (iTask), ikuti dengan menekan tombol reset pada bagian belakang ponsel selama 5 detik sampai terdapat tampilan pada layar, setelah itu lepaskan tekanan pada semua tombol. Untuk menyetujui konfirmasi reset, tekan tombol power. Dan apabila proses reset telah berhasil sampai selesai namun perangkat tak bisa dihidupkan maka untuk mengaktifkan daya pada baterei, colok dengan charge yang sudah terhubung ke listrik lalu tekan lobang reset dengan menggunakan stylus.

HP iPAQ hw6500 Mobile Messenger Series (6510 / 6515), iPAQ hx2000 Series (2415 / 2715) and HP iPAQ hx4700 / hx4705

Metode Master resetnya :

Sambil menekan dan menahan tombol paling kiri (calendar) dan tombol paling kanan (iTask), ikuti dengan menekan tombol reset pada bagian belakang ponsel selama 2 sampai 3 detik. Perangkat akan melakukan reset dan merestart secara otomatis. Apabila perangkat tidak hidup kembali secara otomatis, maka pastikan posisi kunci baterei pada sebelah kiri (terkunci).

HP iPAQ rx3115 / rx3715

Metode Master resetnya :

Sambil menekan dan menahan tombol paling kiri (mobile media) dan tombol paling kanan (iTask), ikuti dengan menekan tombol reset pada bagian belakang ponsel selama 2 sampai 3 detik.

HP iPAQ rz1700 Series (1710 / 1715)

Metode Master resetnya :

Sambil menekan dan menahan tombol paling kiri (mobile media) dan tombol paling kanan (today), ikuti dengan menekan tombol reset pada bagian belakang ponsel selama 5 detik sampai terdapat tampilan pada layar, setelah itu lepaskan tekanan pada semua tombol. Untuk menyetujui konfirmasi reset, tekan tombol power. Dan apabila proses reset telah berhasil sampai selesai namun perangkat tak bisa dihidupkan maka untuk mengaktifkan daya pada baterei, colok dengan charge yang sudah terhubung ke listrik lalu tekan lobang reset dengan menggunakan stylus.

Palm Treo 700w

Metode Master resetnya :

Sebelum melakukan proses hard reset, pasang charge pada ponsel lalu sambil menekan tombol power (end), tekan lalu lepas tombol reset. Dan ketika tampil pesan konfirmasi untuk melakukan reset dan menghapus semua data, maka lanjutkan dengan melepas tombol power dan menekan tombol arah atas untuk menyetujui konfirmasi reset.

Toshiba

e310 / e330/ e335 / e350 / e355 / e400 / e405 / e570 / e740 / e750/ e755 / e800 / e805

Metode Master resetnya :

Terlebih dahulu matikan power pada ponsel , kemudian sambil menekan dan tahan tombol power teruskan dengan menekan tombol reset dengan pena stylus. Setelah itu tekanan pada tombol power bisa dilepaskan, lakukan langkah ini sampai tampil opsi reset pada layar.

Motorola MPX200

Metode Master resetnya :

Tekan dan tahan tombol aksi dengan warna biru dan tombol power pada saat bersamaan agak lama sampai tampil konfirmasi reset pada layar dan pilih opsi reset. (By:www.wahanaponsel.com)

Cara Menggunakan Oscilloscope

Cara Menggunakan OscilloscopeSocialTwist Tell-a-Friend

Osiloskop adalah sebuah perangkat atau alat bantu yang biasa digunakan untuk menganalisa frekuensi yang terdapat didalam perangkat elektronika, dan biasanya yang sering digunakan oleh para teknisi pesawat televisi, namun Osiliscop ini juga dapat dipergunakan dalam menganalisa frekuensi handphon, walaupupun jika dilihat dari sisi fungsi kurang efisien dalam melakukan analisa pada perangkat ponsel, namun banyak para teknisi dan lembaga pelatihan teknisi handphone menggunakan perangkat osiloskop tersebut, akan tetapi untuk para teknisi yang memang tidak cukup dana untuk membelinya, maka tidak harus pesimis dengan kondisi tersebut, karena memang tanpa Osiloscop kita masih sangat dapat memperbaiki perangkat handphone.

Sedangkan untuk para pengguna perangkat Osiloskop, disini kami akan memberikan petunjuk dalam menggunakan perangkat tersebut :

Fungsi dari tiap-tiap bagian:

1. POSITION :

Untuk mengatur posisi berkas signal arah vertical untuk channel 1.

2. DC. BAL :

Untuk menyeimbangkan DC vertical guna pemakaian channel 1 (atau Y ),

Penyetelan dilakukan sampai posisi gambar diam pada saat variabel diputar.

3. INPUT :

Terminal masukan pada saat pengukuran pada CH 1 juga digunakan untuk

Kalibrasi.

4. AC ? GND ? DC

Posisi AC = Untuk megukur AC, objek ukur DC tidak bisa diukur melalui

Posisi ini, karena signal DC akan terblokir oleh kapasitor.

Posisi GND = Terminal ini terbuka dan berkas merupakan garis nol/lived nol.

Posisi DC = Untuk mengukur tegangan DC dan masukan-masukan yang lain.

5. VOLT/DIV :

Sakelar putar untuk memilih besarnya tegangan per cm (volt/div) pada layar CRT,

ada II tingkat besaran tegangan yang tersedia dari 0,01 v/div s.d 20V/div

6 VARIABLE :

Untuk mengontrol sensitifitas arah vertical pada CH 1 (Y). pada putaran maksimal

Ke arah jarum jam (CAL) gunanya untuk mengkalibrasi mengecek apakah

Tegangan 1 volt tepat 1 cm pada skala layar CRT.

7 MODE (CH 1, CH 2, DUAL, ADD, SUB)

CH 1 : Jika signal yang diukur menggunakan CH 1, maka posisi switch pada CH

1 dan berkas yang nampak pada layar hanya ada satu.

CH 2 : Jika signal yang diukur menggunakan CH 2, maka posisi switch pada CH

2 dan berkas yang nampak pada layar hanya satu.

DUAL : Yaitu suatu posisi switch apabila hendak mengunakan CH 1 dan CH 2

Secara bersamaan, dan pada layar pun akan tampak dua berkas.

ADD : Bentuk gelombang dari kedua channel masukan yang dapat dijumlahkan

Secara aljabar dan penjumlahannya dapat dilihat dalam bentuk satu

Gambar.

SUB : Masukan dengan polaritas terbaik pada CH 2, ditambah masukan CH 1,

Maka perbedaan secara aljabar akan tampak satu gambar pada layar.

Apabila CH 1 tidak diberi signal masukan, maka bentuk gelombang

Dengan polaritas terbaik dari channel 2 akan tampak.

8. LED PILOT LAMP :

Lampu indicator untuk power masuk, apabila switch ILLUM diputar ke on.

9. ILLUM :

Bila diputar berlawanan jarum jam maksimum, maka power AC akan mati dan jika

Ke kanan, maka power AC akan masuk dengan ditandai LED pilot lampu menyala.

10. INTENSITY :

Untuk mengatur gelap atau terangnya berkas sinar supaya enak pada penglihatan.

Diputar ke kiri untuk memperlemah sinar dan apabila diputar ke kanan akan

membuat terang

11. FOCUS :

Untuk memperkecil/menebalkan berkas sinar atau garis untuk mendapatkan

Gambar yang lebih jelas.

12. ASTIG :

Pengaturan astigmatisma adalah untuk memperoleh titik cahaya yang lebih baik

Ketika menyetel FOCUS

13. EXT-TRIG :

Terminal dari sinkronisasi eksternal tegangan eksternal yang lebih dari IV peak

To peak harus menggunakan switch SOURCE di set pada posisi EXT.

14. SOURCE :

Sakelar dengan tiga posisi untuk memilih tegangan sinkronisasi.

CH 1 : Huruf akan sinkron dengan masukan gelombang dari CH 1.

Jika menggunakan CH 1 hendaklah switch source ditetapkan pada CH 1.

CH 2 : Sweep akan sinkron dengan masukan gelombang dari CH 2. apabila

Menggunakan CH 2 hendaknya switch source diletakkan pada CH 2.

Sweep CH 1 dan CH 2 akan sikron pula pada saat menggunakan DC/AC.

EXT : Sweep akan sikron dengan masukan signal dari luar melalui

Terminal EXT + TR 16 (19).

15. SYNC :

Sakelar pemisah sinkronisasi.

15. LEVEL;

Meengontrol sync level adalah mengatur phase sync untuk menentukan bentuk titik

awal gelombang signal.

16. PULL AUTO

Dengan mencabut pemutar level sweep akan sedikit terganggu.bentuk gelombang -

tidak diam selama tidak menggunakan signal trigger,yang nampak hanyalah garis

lurus dan ini akan terjadi bila signal teriger masuk.

17 POSITION.

Untuk menyetel kekiri dan kekanan berkas gambar ( posisi arah horizontal)

Switch pelipat sweep dengan menarik knop ,bentuk gelombang dilipatkan 5

Kali lipat kearah kiri dan kearah kanan usahakan cahaya seruncing mungkin.

18. SWEEP TIME /DIV;

Yaitu untuk memilih skala besaran waktu dari suatu priode atau pun square

trap Cm (div ) sekitar 19 tingkat besaranyang tersedia terdiri dari 0,5 s/d 0,5

second.pengoperasian X-Y didapatkan dengan memutar penuh kearah jarum

jam.perpindahan Chop-ALT-TVV-TVH.secara otomatis dari sini.Pembacaan

kalibrasi sweep time/div juga dari sini dengan cara variabel diputar penuh se

arah jarum jam.

19. VARIABEL;

Digunakan untuk menyetel sweeptime pada posisi putaran maksimum arah

jarum jam. ( CAL ) tiap tingkat dari 19 posisi dalam keadaan terkalibrasi .

20. CAL IV PP

Yaitu terminal untuk mengkalibrasi voltage frequency chanel 1 dan chanel 2

Dimana untuk frequency 1 Khz tegangan harus 1 volt P-P.

21. AC VOLTAGE SELECTOR ;

Untuk menyetel tegangan listrik 110 Volt atau 220 Volt.

22. INT MOD

Teminal intensitas Brightness

OSILOSKOP

Osiloskop berguna untuk: melihat tingkah laku tegangan gelombang secara visual, ada beberapa jenis tegangan gelombang yang akan diperlihatkan pada layar monitor osiloskop .

1) Gelombang sinusoida

2) Gelombang blok

3) Gelombang gigi gergaji

4) Gelombang segitiga.

Untuk dapat menggunakan osiloskop, harus bisa memahaami tombol-tombol yg ada pada pesawat perangkat ini,seperti telah diutarakan diatas.

Secara umum osiloskop hanya untuk circuit osilator ( VCO ) disemua perangkat yg menggunakan rangkaian VCO.

Walau sudah berpengalaman dalam hal menggunakan osiloskop, kita harus mempelajari tombol instruksi dari pabrik yg mengeluarkan alat itu.

Untuk mengukur: Volt dari (tiap jenis tegangan gelombang.)

Besaran gelombang frequency

Betuk gelombang frequency.

W a k t u ( time )

F a s a

Tegangan tinggi maksimum

Tegangan tinggi minimum.

Lengkung dan cacat modulasi ( audio )

Cara menghitung frequency tiap detik.

Dengan rumus sbb ; F = 1/T

F = freq

T = waktu

Untuk menggunakan osiloskop haruslah berhati-hati, bila terjadi kesalahan sangat fatal akibatnya?.

KLIK DISINI UNTUK
DOWNLOAD PANDUAN OSCILLOSCOPE TERLENGKAP
VERSI INDONESIA

Solusi Perbaikan Ponsel Menggunakan Master Code

Solusi Perbaikan Ponsel Menggunakan Master CodeSocialTwist Tell-a-Friend

Banyak pengguna ponsel bingung dan panik jika menemukan permasalahan pada ponselnya dan merekapun mendatangi pusat service ponsel untuk segera memperbaiki kerusakan tersebut. Dalam benaknya mungkin ada perasaan takut jika kerusakan tersebut dapat mempunyai dampak yang lebih luas lagi ,sehingga harus segera membawanya ke pusat service.

Sebenarnya ada beberapa hal mudah yang semestinya dapat dilakukan jika terjadi permasalahan pada ponsel anda , yang mungkin sangat mudah tetapi tak sempat terpikirkan dalam benak anda atau kemungkinan lain tidak mengetahuinya .Hal mudah tersebut adalah melakukan format dan reset factory setting jika ponsel anda mengalami permasalahan atau lebih dikenal dengan hard reset ponsel. Mungkin sebagian dari pengguna ponsel tidak mengetahui cara melakukannya atau merasa takut dan ngeri untuk melakukan format tersebut

Padahal dengan melakukan reset factory setting banyak sekali permasalahan ringan pada ponsel yang menurut anda berat dapat teratasi dengan melakukan hal ini.

Berikut merupakan pengalaman - pengalaman kami dalam memperbaiki kerusakan ponsel dengan menggunakan kode rahasia dalam berbagai jenis ponsel :

  • Atasi Hang yang dapat membuat kinerja ponsel anda lambat atau tidak berfungsi sama sekali
  • Atasi Ponsel sering restart atau auto on of
  • Atasi Ponsel sering mati sendiri dalam beberapa menit atau jam
  • Atasi Tidak ada dering yang diakibatkan anda mengaktifkan menu switch off tetapi tidak mengetahui cara menghidupkannya
  • Atasi Tulis SMS tidak bisa tampil abjad /huruf tetapi yang tampil hanya Numerik atau angka saja
  • Atasi Tidak bisa tulis SMS dikarenakan foldernya hilang
  • Atasi Salah satu menu Icon pada ponsel tidak bisa diaktifkan atau difungsikan
  • Atasi munculnya pesan PHONE LOCK pada ponsel
  • Atasi Tampilan menu kacau dan tidak beraturan
  • Atasi virus yang masuk kedalam ponsel
  • Atasi munculnya pesan "application closed" pada ponsel
  • Atasi munculnya pesan "system Error" pada ponsel
  • Atasi munculnya pesan "Phone start UP CONTACT RETAILER" pada ponsel
  • Atasi 4 kali blink nokia pada ponsel Nokia seri symbiyan
  • Atasi kamera error sewaktu ambil gambar atau muncul pesan kamera NOT READY dan tidak bisa digunakan
  • Atasi munculnya pesan " MEMORY FULL" padahal isi memory dalam kondisi masih banyak kosong
  • DLL

Beberapa hal penting yang harus diperhatikan sebelum melakukan perbaikan tersebut :

    1. Ponsel akan kembali pada settingan awal seperti awal mula factory setting, sehingga data -data penting seperti Phonebook ,ringtone ,gambar dan aplikasi akan hilang.Gunakan software bawaan seperti PC suite untuk memback up data tersebut atau jika ponsel anda menggunakan Memory eksternal pindahkan data ke memory tersebut.
    2. Hafalkan lokasi settingan bahasa, untuk mencegah perubahan bahasa tampilan yang dapat membuat anda bingung, terutama pada ponsel - ponsel yang anda kurang memahami menunya.
    3. Untuk seri comunicator anda dapat menghapus file Officenya sehingga harus instal kembali.

Cara -cara melakukan Reset pada berbagai ponsel berdasarkan urutan kerusakan yang sering ditemui :

Nokia seri 60 :

  • Pastikan baterai full atau minimal 1/2nya untuk mencegah gagal melakukan proses rebooting
  • Sebaiknya jangan gunakan kartu memori karena dapat mengakibatkan kartu memory tidak terbaca setelah proses rebooting.

gb_1.jpg

  • Proses reset dilakukan pada saat ponsel hidup dan menggunakan simcard
  • Masukkan kode *#7780# lalu akan tampil pesan notifikasi pada layar untuk melakukan reset , tekan OK. Setelah itu anda diminta untuk memasukkan security kode phone, masukkan kode standarnya yaitu 12345, Ponsel akan mereset data tersebut dan tunggu sampai proses selesai.Jika kode sandar sudah dirubah maka anda tidak dapat melakukan proses ini.
  • Masukkan kode *#7370# . lakukan proses seperti soft reset.

gb_2.jpg

Langkah ini sangat efektif untuk mengatasi berbagai masalah pada ponsel seri 60

gb_3.jpg

· Ponsel dalam kondisi mati dan menggunakan baterai ( penggunaan baterai sama seperti diatas)

· Lepaskan kartu memori

· Tekan sakelar On, setelah ponsel hidup segera tekan tombol" call + * + 3 secara bersamaan


gb_4.jpg

· Setelah tekan tombol tersebut akan tampil pesan format pada layar ponsel , biarkan dan tunggu sampai proses tersebut selesai.

gb_5.jpg

Langkah ini cukup efektif untuk mengatasi Phone start Up contact retailer dan 4x blink nokia.

gb_6.jpg

Nokia seri 40 :

  • Proses reset dilakukan saat ponsel hidup dan menggunakan simcard
  • Ketik tombol *#7780# ,
  • tekan Ok
  • masukkan kode standar 12345
  • Tekan yes dan ponsel akan restart.

Langkah ini cukup efektif untuk mengatasi restart dan auto off pada ponsel seri 40

Nokia communicator ( 9210 ,9300 dan 9500)

  • Matikan ponsel
  • Lepaskan baterai dan memory eksternal
  • Tunggu sekitar 10detik lalu masukkan baterai kembali
  • Buka ponsel untuk melihat layar dalam, setelah layar dalam hidup segera tekan tombol CTRL + SHIFT + F secara bersamaan. Proses ini dilakukan sebelum tampil gambar tangan pada layar dalam.
gb_7.jpg

  • Setelah itu akan tampil pesan notifikasi apakah anda akan melakukan format ponsel ?
  • Tekan ok dan tunggu sampai proses selesai.

Langkah ini cukup efektif untuk mengatasi hang , restart dan kinerja ponsel yang lambat. pada seri communicator

Nokia 7710 dan 7700 :

  • Matikan ponsel
  • Lepaskan baterai dan memory eksternal
  • Tunggu sekitar 10detik lalu masukkan baterai kembali
  • Ketika tampil tulisan nokia pada layar ponsel segera tekan dan tahan tombol kiri diatas tombol menu + tombol menu + tombol nomor dua dari kanan atas ponsel
gb_8.jpg

  • Setelah itu akan tampil pesan notifikasi melakukan format ponsel
  • Tekan tombol proceed
  • Tunggu sampai proses selesai.

Langkah ini cukup efektif untuk mengatasi hang dan menu sulit difungsikan


Nokia CDMA :

  • Masuk ke menu utama
  • Pilih "setting "
  • Pilih " restore factory setting "
  • Tampil pesan pada layar " security Code" lalu masukkan kode standarnya 12345
  • Tekan Ok
By: www.wahanaponsel.com

Schematic Ponsel Samsung

Schematic Ponsel SamsungSocialTwist Tell-a-Friend

2100_2.rar
2200.rar
2400.rar
500.rar
600.rar
800.rar
A100.rar
A181.rar
A200.rar
A220.rar
A300.rar
A300_A388.rar
A400.rar
A500.rar
A539.rar
A599.rar
A800 Schematics.rar
A800.rar
C100.rar
C110.rar
C120_Schematics_REV09A_1.rar
C130_Schematics.rar
C200.rar
C700.rar
D410.rar
D500.rar
D500_Schematics v 3_2.rar
D520_PCB_GH68-10734A-PDIAG-14.rar
D520_Schematics_GH68-10734A-TSHOO-9.rar
D600_Schematics_3v1(sheet).rar
D600E_Schematics_3v1E(SHEET).rar
D720 SVC_Manual.rar
D730 SVC_Manual.rar
D800_Schematics_REV1_3.rar
D840_Schematics.rar
E100.rar
E100_Schematics.rar
E108.rar
E308.rar
E310.rar
E320_PCB.rar
E320_Schematics.rar
E330 Schematics rev1_4.rar
E330.rar
E335 Schematics.rar
E335_PCB Diagram.rar
E340_Schematics_REV 1_1.rar
E350_common_sub_rev32_0712.rar
E350_Schematics_rev33.rar
E360_Schematics_Rev20_051201.rar
E400 Schematics rev10.rar
E400.rar
E500_Schematics.rar
E530_Schematics_Rev09B_050310.rar
E620_PCB.rar
E620_Schematics.rar
E630.rar
E700.rar
E700_Schematic Diagram.rar
E710_E715.rar
E715_Block Diagram.rar
E715_PCB Diagram.rar
E715_Troubleshooting.rar
E730_Schematics Rev20.rar
E760 REV2_0_Schematics.rar
E770_Manual_(GH68-08082A).rar
E780_Schematics.rar
E810.rar
E860V SVC_Manual.rar
E880_Schematic_Main rev_1_4.rar
E910_Schematics_REV2_9_1005.rar
I300_Schematics_REV0_85.rar
I320_Schematics.rar
I700_Manual_SVC(GH68-05736A)-1007.rar
M100.rar
Manual C230.rar
Manual E300.rar
Manual E340_07223.rar
Manual E530_1.rar
Manual E810_20SVC(GH68-05709A)-1026.rar
Manual E820-TOTAL.rar
Manual S300_GH68-03465A.rar
Manual SGH-C110 SVC_040702.rar
Mobile phones SAMSUNG.rar
Mobile phones SAMSUNG1.rar
N100.rar
N200.rar
N300.rar
N400.rar
N400_Manual_mod.rar
N500 Circuit_Diagram.rar
N500.rar
N600.rar
N620.rar
N620E.rar
P100.rar
P300_Rev1_8_Schematics.rar
P400.rar
P510 Circuit Diagram.rar
P510.rar
P730 Schematics REV1_4.rar
P900_Schematics.rar
P910_Schematics.rar
P920_V0.7_Schematics.rar
Q100.rar
Q200.rar
R200.rar
R210.rar
R220.rar
S100.rar
S108.rar
S200.rar
S208.rar
S300 Schematics.rar
S300.rar
S300M.rar
S341i_Schematics_rev0.8.rar
S342i Rev0_5B_Schematics.rar
S342i.rar
S342i_Manual_SVC(GH68-06291A).rar
S342i_PCB.rar
S410i.rar
S500.rar
Samsung.rar
Schematic Diagram for D100(A).rar
Schematics A400.rar
SGH-A100_schem.rar
SGH-A200_schem.rar
SGH-A300_schem.rar
SGH-A400_schem.rar
SGH-A500_schem.rar
SGH-A800_schem.rar
SGH-C100 Schematic.rar
SGH-C100_schem.rar
SGH-C110_schem.rar
SGH-C120_schem.rar
SGH-C130_schem.rar
SGH-C140_schem.rar
SGH-C160_schem.rar
SGH-C170_schem.rar
SGH-C200 Schematics Rev2_4.rar
SGH-C200_schem.rar
SGH-C210 SVC Manual.rar
SGH-C210_schem.rar
SGH-C240_schem.rar
SGH-C250_schem.rar
SGH-C260_schem.rar
SGH-C300_schem.rar
SGH-D100_schem.rar
SGH-D410 Schematics MP17.rar
SGH-D410_schem.rar
SGH-D500_schem.rar
SGH-D520_schem.rar
SGH-D600_schem.rar
SGH-D600E_schem.rar
SGH-D730_schem.rar
SGH-D800_schem.rar
SGH-D820_schem.rar
SGH-D830_schem.rar
SGH-D840_schem.rar
SGH-D880_schem.rar
SGH-D900_Rev_1.5_schem.rar
SGH-D900_schem.rar
SGH-D900i_schem.rar
SGH-E100_schem.rar
SGH-E108_schem.rar
SGH-E200_schem.rar
SGH-E250_schem.rar
SGH-E250_schem_top_rev1.2.rar
SGH-E300_schem.rar
SGH-E310_schem.rar
SGH-E320_schem.rar
SGH-E330_schem.rar
SGH-E335_schem.rar
SGH-E340_schem.rar
SGH-E350_schem.rar
SGH-E350E_schem.rar
SGH-E360_schem.rar
SGH-E370_schem.rar
SGH-E380_schem.rar
SGH-E390_schem.rar
SGH-E400_schem.rar
SGH-E420_schem.rar
SGH-E480_schem.rar
SGH-E490_schem.rar
SGH-E500_schem.rar
SGH-E530_schem.rar
SGH-E570_schem.rar
SGH-E600 Schematics REV08.rar
SGH-E600_schem.rar
SGH-E610 Schematics REV1_7.rar
SGH-E610_schem.rar
SGH-E620_schem.rar
SGH-E630 Schematics Rev2.6(sheet).rar
SGH-E630_schem.rar
SGH-E700_schem.rar
SGH-E708_schem.rar
SGH-E710 Schematics REV1.3.rar
SGH-E710_schem.rar
SGH-E715_schem.rar
SGH-E720 Schematics REV1_3_1.rar
SGH-E720_schem.rar
SGH-E730_schem.rar
SGH-E740_schem.rar
SGH-E760_schem.rar
SGH-E770_schem.rar
SGH-E780_schem.rar
SGH-E790_schem.rar
SGH-E800 Circuit Diagram_REV35_1.rar
SGH-E800_schem.rar
SGH-E800N_schem.rar
SGH-E810_schem.rar
SGH-E830_schem.rar
SGH-E850 Schematics REV1_2.rar
SGH-E850_schem.rar
SGH-E860V_schem.rar
SGH-E870_schem.rar
SGH-E880_schem.rar
SGH-E900_schem.rar
SGH-E910_schem.rar
SGH-F200_schem.rar
SGH-F300_schem.rar
SGH-F500_schem.rar
SGH-G600_schem.rar
SGH-I300_schem.rar
SGH-I320_schem.rar
SGH-I750_schem.rar
SGH-J700_schem.rar
SGH-M100_schem.rar
SGH-N100_schem.rar
SGH-N300_schem.rar
SGH-N400_schem.rar
SGH-N500_schem.rar
SGH-N600_schem.rar
SGH-N620_schem.rar
SGH-N620E_schem.rar
SGH-P100_schem.rar
SGH-P300_schem.rar
SGH-P310_schem.rar
SGH-P400_schem.rar
SGH-P510_schem.rar
SGH-P730_schem.rar
SGH-P910_schem.rar
SGH-P920_schem.rar
SGH-Q100_schem.rar
SGH-Q200_schem.rar
SGH-R200_schem.rar
SGH-R210_schem.rar
SGH-R210S_schem.rar
SGH-S100_schem.rar
SGH-S200 Schematics.rar
SGH-S200_schem.rar
SGH-S300_schem.rar
SGH-S300M_schem.rar
SGH-S341I_schem.rar
SGH-S342I_schem.rar
SGH-S410I_schem.rar
SGH-S500_schem.rar
SGH-S500I_schem.rar
SGH-S501I_schem.rar
SGH-T100_schem.rar
SGH-T108_schem.rar
SGH-T400 Schematics 3v2.rar
SGH-T400_schem.rar
SGH-T410_schem.rar
SGH-T500 Schematics REV2.8.rar
SGH-T500_schem.rar
SGH-U300_schem.rar
SGH-U600_schem.rar
SGH-V100_schem.rar
SGH-V200_schem.rar
SGH-X100 Schematics REV30.rar
SGH-X100_schem.rar
SGH-X120 Schematics Rev1_2.rar
SGH-X120_schem.rar
SGH-X140 Schematics.rar
SGH-X140_schem.rar
SGH-X160_schem.rar
SGH-X160B_schem.rar
SGH-X200_schem.rar
SGH-X210_schem.rar
SGH-X300_schem.rar
SGH-X400_schem.rar
SGH-X426_schem.rar
SGH-X430_schem.rar
SGH-X450 Schematics v3_0.rar
SGH-X450_schem.rar
SGH-X460 Schematics Rev1_1_1011 .rar
SGH-X460_schem.rar
SGH-X461_schem.rar
SGH-X480 Schematics Rev2_4.rar
SGH-X480_schem.rar
SGH-X481_schem.rar
SGH-X490_schem.rar
SGH-X500_schem.rar
SGH-X510_schem.rar
SGH-X520_schem.rar
SGH-X530_schem.rar
SGH-X540_schem.rar
SGH-X600_schem.rar
SGH-X620_schem.rar
SGH-X630_schem.rar
SGH-X640_schem.rar
SGH-X650_schem.rar
SGH-X660_schem.rar
SGH-X670_schem.rar
SGH-X680_schem.rar
SGH-X700_schem.rar
SGH-X800_schem.rar
SGH-X810_schem.rar
SGH-X820_schem.rar
SGH-X830_schem.rar
SGH-Z105_schem.rar
SGH-Z107 Schematics M03.rar
SGH-Z107_schem.rar
SGH-Z140_schem.rar
SGH-Z150_schem.rar
SGH-Z300_schem.rar
SGH-Z310_schem.rar
SGH-Z320I_schem.rar
SGH-Z400_schem.rar
SGH-Z500_schem.rar
SGH-Z540_schem.rar
SGH-Z560_schem.rar
SGH-Z720_schem.rar
SGH-ZV30_schem.rar
T100 Schematics.rar
T100.rar
T300.rar
T400.rar
T410.rar
T500.rar
T600.rar
V100.rar
V200.rar
V200_V205.rar
V300.rar
V330.rar
X100.rar
X150.rar
X150_PCB_GH68-08702A-PDIAG-14.rar
X150_Schematics_GH68-08702A-TSHOO-9.rar
X160.rar
X160_Schematics.rar
X199.rar
X200.rar
X200_Schematics_REV1_0_final_1.rar
X210.rar
X300 Rev20_Schematics.rar
X300_2.rar
X319.rar
X359.rar
X369.rar
X400_2.rar
X430.rar
X480.rar
X490.rar
X600 Schematics M07.rar
X600.rar
X610.rar
X610_Manual_SVC _1.rar
X620.rar
X620_PCB Diagram.rar
X620_Schematics.rar
X630.rar
X640_Manual_SVC_1.rar
X660.rar
X660_Schematics_Rev0_5_0809.rar
X670.rar
X670_PCB_GH68-09954A-PDIAG-14.rar
X670_Schematics_GH68-09954A-Troubleshooting-9.rar
X680.rar
X700.rar
X700_Schematics_Rev1.1_051107.rar
X7800.rar
X800.rar
X810_REV15_Schematics.rar
X820.rar
Z100.rar
Z105 M02_Schematics.rar
Z105 M05_Schematics.rar
Z105.rar
Z107.rar
Z110.rar
Z130.rar
Z140.rar
Z140_Schematics.rar
Z150.rar
Z300.rar
Z300_M05_050720_Schematics.rar
Z310.rar
Z310_M01_Schematics.rar
Z320i.rar
Z320i_Schematics_REV11_1215.rar
Z400.rar
Z400_Schematics.rar
Z500.rar
Z510.rar
Z540.rar
Z540_Schematics.rar
Z560.rar
ZV30.rar
ZV30_Manual_GH68-08450A-SGH-Zv30-svc.rar

LEMBAGA PENDIDIKAN WIRASWASTA INDONESIA (LPWI)

BEKERJASAMA DENGAN
KERUKUNAN USAHA KECIL DAN MENENGAH INDONESIA (KUKMI)
SERTA
WAHANA PONSEL EDUCATION
RAJA PONSEL TRAINING CENTER

MENYELENGGARAKAN

PELATIHAN TEKNISI HANDPHONE
SEBAGAI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT


RINCIAN MATERI PEMBELAJARAN

MOTIVASI DAN KEWIRAUSAHAAN

Materi Motivasi dan Games

Mental dan Sikap Enterpreneur

Pengembangan Konsep Usaha

Strategi Pengembangan Usaha

Pembuatan Laporan Keuangan

Pemahaman Konsep Bisnis


MATERI SOFTWARE

Pengenalan Spesifikasi Komputer

Pengenalan Peralatan Software Handphone

Installasi Program Software Handphone

Pengenalan Fungsi Tombol Pada Software

Analisa Kerusakan Menggunakan Software

Teknik Perbaikan Menggunakan Software


MATERI HARDWARE

Rangkain Komponen Elektronika Ponsel

Pengenalan dan Pengukuran Komponen

Pengenalan alat-alat Reparasi Ponsel

Penggunaan Avo Meter dan Power Supply

Penggunaan Solder Uap / Blower Hot Air

Struktur Diagram Perangkat Ponsel

Fungsi dan Gejala Kerusakan Komponen

Pengenalan Diagram Skema Jalur Ponsel

Teknik Angkat dan Pasang Komponen

Teknik Angkat dan Pasang IC Ponsel

Teknik Angkat, Cetak, dan Pasang IC BGA

Teknik Jumper Jalur PCB Ponsel

Teknik Bongkar dan Pasang Casing

Menganalisa dan Memperbaiki Ponsel

Pendalaman Studi Kasus Kerusakan


TARGET PEMBELAJARAN:

1. Dapat Memahami Pengertian dari Hardware dan Software

2. Dapat Memahami Struktur Komponen Elektronika Dasar Ponsel

3. Dapat Memahami Hubungan Antara Hardware dan Software

4. Dapat Memahami Bagian – Bagian Pada Hardware dan Software

5. Dapat Memahami Cara Kerja dari Hardware dan Software

6. Dapat Memahami Teknik Bongkar Pasang Casing Handphone

7. Dapat Menganalisa dan Mendeteksi Kerusakan Pada Hardware dan Software

8. Dapat Memahami Langkah Perbaikan Pada Hardware dan Software

9. Dapat Memahami Fungsi dari Masing-Masing Komponen

10. Dapat Memahami Gejala Kerusakan dari Masing-Masing Komponen

11. Dapat Mendeteksi dan Memperbaiki Segala Kerusakan Pada Ponsel

12. Dapat Memahami Jalur-Jalur Diagram Schematic Seluruh Ponsel

13. Dapat Memahami Teknik Jumper Jalur PCB serta Jumper Kaki IC Ponsel

14. Dapat Memahami Metode Pengajaran Reparasi Ponsel Hardware dan Software

15. Dapat Memahami Metode Usaha Service HP Secara Mandiri

FASILITAS YANG DI BERIKAN:

1. Buku Panduan Teknisi Handphone Hardware dan Software

2. Beberapa Peralatan Reparasi Ponsel

3. Sertifikat diakui Diknas

4. DVD Tutorial Reparasi Ponsel

5. Konsultasi dan Bimbingan Selamanya

6. Mengulang dan Pendalaman Materi Gratis

7. Ruang Belajar Standar Pendidikan Nasional


DIBIMBING LANGSUNG OLEH:

1. Penulis Buku Panduan Teknisi Tingkat Nasional

2. Tim Uji Kompetensi Teknisi Handphone Tingkat Nasional

3. Penulis Rubrik Tips n Triks dibeberapa Tabloid Ponsel

4. Sarjana Elektronika dan Teknik Informatika

5. Tim Instruktur Berpengalaman Tingkat Nasional


Hanya 1.500.000

DI JAMIN SAMPAI MAHIR


SETIAP SAAT KAMI MEMBUKA PENDAFTARAN


LEMBAGA PENDIDIKAN WIRASWASTA INDONESIA (LPWI)

Jl.Cikini IV No.15 Jakarta Pusat - Kode Pos: 10330

Telp: 021-95912107 - 3923506 - 3923507 FAX : 021 - 3149716


SPONSOR SITE

WAHANA PONSEL EDUCATION


TUJUAN UMUM MATERI KEWIRAUSAHAAN

1. Berfikir Kritis, Kreatif, Sistemik, Ilmiah, Berwawasan Luas, dan juga memiliki Etos Kerja

2. Memiliki Semangat Berwirausaha dan Jiwa Bisnis

3. Memiliki Kesadaran akan pentingnya Ilmu Pengetahuan untuk memulai dan mengembangkan bisnis

4. Memiliki Kesadaran untuk merubah budaya mencari kerja menjadi budaya menciptakan kerja dan menciptakan lapangan kerja

5. Memiliki kesadaran untuk melakukan perubahan dengan melahirkan kemampuan dan memiliki cita-cita yang tinggi


Tujuan khusus MATERI Kewirausahaan

1. Agar memiliki minat dan kemauan serta kemampuan menjadi wirausahawan

2. Agar termotivasi untuk mendirikan usaha, terutama usaha kecil dan menengah

3. Agar memahami teknik untuk mendirikan usaha, cara membaca peluang usaha dan menjalankan usaha secara profesional

4. Mampu merancang rencana wirausaha kedepan dimulai dari sekarang.


KOMPETENSI DASAR MATERI KEWIRAUSAHAAN

1. Menjadi Ilmuan dan Profesional yang berfikir Kritis, Kreatif, Inovatif, Sistemik dan Ilmiah.

2. Menjadi Wirausahawan yang berbasis Ilmu Pengetahuan dengan modal “Bisnis”


B = BERBASIS ILMU

I = NOVATIF

S = STRATEGI

N = NIAT YANG KUAT

I = INFORMASI DAN TEKHNOLOGI

S = SUPEL


VISI DAN MISI

1. Menjadikan Lembaga kami sebagai Lembaga Pendidikan Formal / Non Formal yang memiliki Standard Pendidikan yang baku.

2. Meningkatkan keterampilan bagi Peserta didik untuk mampu bersaing dalam Dunia usaha.

3. Mengembangkan potensi diri peserta untuk memahami nilai-nilai kerja dan Profesionalisme dan Bermoral.

4. Menciptakan teknisi-teknisi yang handal dibidang Reparasi Ponsel.

5. Menciptakan lapangan kerja dibidang jasa perbaikan / teknisi handphone (usaha mandiri).

6. Melatih peserta didik untuk dapat langsung menangani kasus di lapangan dengan memberikan materi yang sistematis dan tepat sasaran.

7. Menciptakan tenaga siap pakai bagi bisnis teknik perbaikan handphone / reparasi ponsel.


Adapun alasan pelatihan tersebut kami laksanakan dengan asumsi Handphone sebagai alat komunikasi yang saat ini sudah sangat penting dan menjadi salah satu kebutuhan pokok di kota-kota besar sampai kepelosok pedesaan, sedangkan untuk tenaga ahli dibidang perbaikan handphone tersebut jumlahnya masih sangat belum memadai.


Dalam penyelenggaraan pelatihan reparasi ponsel yang kali diselenggarakan ini adalah pelatihan life skill yang meliputi antara lain :


  • Kemampuan teknis keterampilan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan ekonomi yang berkembang didaerah yang bersangkutan sehingga usaha yang didirikan dapat bertahan dan bahkan dapat berkembang terus sesuai dengan kebutuhan dasar.
  • Peningkatan kualitas diri sebagai individu yang mempunyai kepribadian kuat.
  • Membangun jiwa intrepreneuship karena dalam keberhasilan individu pada saat mengembangkan usahanya juga sangat tergantung pada keinginan dan semangatnya untuk berkembang.
  • Pengetahuan manajemen usaha, karena suatu usaha mutlak harus diorganisir dengan baik, oleh karena itu materi manajemen usaha merupakan hal yang penting, tanpa manajemen yang baik sulit usaha dapat berkembang.


ALASAN BERWIRAUSAHA REPARASI PONSEL / COUNTER


a. Bisnis Usaha Service Handphone Sangat Menguntungkan.

Pengguna handphone di Indonesia sekitar 64 juta pengguna (Data tahun 2007), dengan asumsi beberapa diantaranya memiliki lebih dari dua buah hanphone, maka jumlah handphone yang beredar di masyarakat kurang lebih 128 juta unit dan sebagian besar beredar di Jakarta dan sekitarnya, bagaimana dengan saat ini yang produksi handphone itu sendiri sudah sangat meningkat, bahkan hampir setiap bulannya selalu keluar produksi terbaru dari vendor-vendor yang ada di Indonesia atau dari luar negeri, Perangkat Ponsel yang memang berbasis teknologi ini sangat rentan dengan kerusakan, dengan sendirinya membutuhkan jasa service untuk memperbaikinya semakin meningkat.


b. Permintaan Jasa Service Handphone Sangat Tinggi.

berdasarkan asumsi diatas, kebutuhan permintaan masyarakat terhadap jasa service handphone sangat tinggi.


c. Tidak Membutuhkan Modal Besar.

Modal service handphone tidak membutuhkan biaya besar, hanya dengan menggunakan peralatan sederhana seperti : Solder uap (Blower), solder manual dan seperangkat obeng sudah cukup untuk memperbaiki bagian hardware dari handphone. Sedangkan untuk perbaikan software hanya membutuhkan alat tambahan computer dan Box Flasher.


d. Tidak Perlu Promosi Berlebihan

Jasa service handphone tidak memerlukan pemasaran atau promosi, order tidak hanya datang dari konsumen tapi juga banyak dari counter handphone yang berada disekitar kita, Seperti yang telah diketahui penjualan handphone bekas / second sangat diminati sementara banyak dari handphone tersebut mulanya handphone yang sudah mati total tetapi dapat diperbaiki dan dijual kembali dengan harga yang cukup menguntungkan