LEMBAGA PENDIDIKAN WIRASWASTA INDONESIA

BERSAMA KERUKUNAN USAHA KECIL MENENGAH INDONESIA DAN WAHANA PONSEL EDUCATION

MENYELENGGARAKAN PELATIHAN TEKNISI HANDPHONE SEBAGAI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

=================================================================

Cara Menggunakan Oscilloscope

Cara Menggunakan OscilloscopeSocialTwist Tell-a-Friend

Osiloskop adalah sebuah perangkat atau alat bantu yang biasa digunakan untuk menganalisa frekuensi yang terdapat didalam perangkat elektronika, dan biasanya yang sering digunakan oleh para teknisi pesawat televisi, namun Osiliscop ini juga dapat dipergunakan dalam menganalisa frekuensi handphon, walaupupun jika dilihat dari sisi fungsi kurang efisien dalam melakukan analisa pada perangkat ponsel, namun banyak para teknisi dan lembaga pelatihan teknisi handphone menggunakan perangkat osiloskop tersebut, akan tetapi untuk para teknisi yang memang tidak cukup dana untuk membelinya, maka tidak harus pesimis dengan kondisi tersebut, karena memang tanpa Osiloscop kita masih sangat dapat memperbaiki perangkat handphone.

Sedangkan untuk para pengguna perangkat Osiloskop, disini kami akan memberikan petunjuk dalam menggunakan perangkat tersebut :

Fungsi dari tiap-tiap bagian:

1. POSITION :

Untuk mengatur posisi berkas signal arah vertical untuk channel 1.

2. DC. BAL :

Untuk menyeimbangkan DC vertical guna pemakaian channel 1 (atau Y ),

Penyetelan dilakukan sampai posisi gambar diam pada saat variabel diputar.

3. INPUT :

Terminal masukan pada saat pengukuran pada CH 1 juga digunakan untuk

Kalibrasi.

4. AC ? GND ? DC

Posisi AC = Untuk megukur AC, objek ukur DC tidak bisa diukur melalui

Posisi ini, karena signal DC akan terblokir oleh kapasitor.

Posisi GND = Terminal ini terbuka dan berkas merupakan garis nol/lived nol.

Posisi DC = Untuk mengukur tegangan DC dan masukan-masukan yang lain.

5. VOLT/DIV :

Sakelar putar untuk memilih besarnya tegangan per cm (volt/div) pada layar CRT,

ada II tingkat besaran tegangan yang tersedia dari 0,01 v/div s.d 20V/div

6 VARIABLE :

Untuk mengontrol sensitifitas arah vertical pada CH 1 (Y). pada putaran maksimal

Ke arah jarum jam (CAL) gunanya untuk mengkalibrasi mengecek apakah

Tegangan 1 volt tepat 1 cm pada skala layar CRT.

7 MODE (CH 1, CH 2, DUAL, ADD, SUB)

CH 1 : Jika signal yang diukur menggunakan CH 1, maka posisi switch pada CH

1 dan berkas yang nampak pada layar hanya ada satu.

CH 2 : Jika signal yang diukur menggunakan CH 2, maka posisi switch pada CH

2 dan berkas yang nampak pada layar hanya satu.

DUAL : Yaitu suatu posisi switch apabila hendak mengunakan CH 1 dan CH 2

Secara bersamaan, dan pada layar pun akan tampak dua berkas.

ADD : Bentuk gelombang dari kedua channel masukan yang dapat dijumlahkan

Secara aljabar dan penjumlahannya dapat dilihat dalam bentuk satu

Gambar.

SUB : Masukan dengan polaritas terbaik pada CH 2, ditambah masukan CH 1,

Maka perbedaan secara aljabar akan tampak satu gambar pada layar.

Apabila CH 1 tidak diberi signal masukan, maka bentuk gelombang

Dengan polaritas terbaik dari channel 2 akan tampak.

8. LED PILOT LAMP :

Lampu indicator untuk power masuk, apabila switch ILLUM diputar ke on.

9. ILLUM :

Bila diputar berlawanan jarum jam maksimum, maka power AC akan mati dan jika

Ke kanan, maka power AC akan masuk dengan ditandai LED pilot lampu menyala.

10. INTENSITY :

Untuk mengatur gelap atau terangnya berkas sinar supaya enak pada penglihatan.

Diputar ke kiri untuk memperlemah sinar dan apabila diputar ke kanan akan

membuat terang

11. FOCUS :

Untuk memperkecil/menebalkan berkas sinar atau garis untuk mendapatkan

Gambar yang lebih jelas.

12. ASTIG :

Pengaturan astigmatisma adalah untuk memperoleh titik cahaya yang lebih baik

Ketika menyetel FOCUS

13. EXT-TRIG :

Terminal dari sinkronisasi eksternal tegangan eksternal yang lebih dari IV peak

To peak harus menggunakan switch SOURCE di set pada posisi EXT.

14. SOURCE :

Sakelar dengan tiga posisi untuk memilih tegangan sinkronisasi.

CH 1 : Huruf akan sinkron dengan masukan gelombang dari CH 1.

Jika menggunakan CH 1 hendaklah switch source ditetapkan pada CH 1.

CH 2 : Sweep akan sinkron dengan masukan gelombang dari CH 2. apabila

Menggunakan CH 2 hendaknya switch source diletakkan pada CH 2.

Sweep CH 1 dan CH 2 akan sikron pula pada saat menggunakan DC/AC.

EXT : Sweep akan sikron dengan masukan signal dari luar melalui

Terminal EXT + TR 16 (19).

15. SYNC :

Sakelar pemisah sinkronisasi.

15. LEVEL;

Meengontrol sync level adalah mengatur phase sync untuk menentukan bentuk titik

awal gelombang signal.

16. PULL AUTO

Dengan mencabut pemutar level sweep akan sedikit terganggu.bentuk gelombang -

tidak diam selama tidak menggunakan signal trigger,yang nampak hanyalah garis

lurus dan ini akan terjadi bila signal teriger masuk.

17 POSITION.

Untuk menyetel kekiri dan kekanan berkas gambar ( posisi arah horizontal)

Switch pelipat sweep dengan menarik knop ,bentuk gelombang dilipatkan 5

Kali lipat kearah kiri dan kearah kanan usahakan cahaya seruncing mungkin.

18. SWEEP TIME /DIV;

Yaitu untuk memilih skala besaran waktu dari suatu priode atau pun square

trap Cm (div ) sekitar 19 tingkat besaranyang tersedia terdiri dari 0,5 s/d 0,5

second.pengoperasian X-Y didapatkan dengan memutar penuh kearah jarum

jam.perpindahan Chop-ALT-TVV-TVH.secara otomatis dari sini.Pembacaan

kalibrasi sweep time/div juga dari sini dengan cara variabel diputar penuh se

arah jarum jam.

19. VARIABEL;

Digunakan untuk menyetel sweeptime pada posisi putaran maksimum arah

jarum jam. ( CAL ) tiap tingkat dari 19 posisi dalam keadaan terkalibrasi .

20. CAL IV PP

Yaitu terminal untuk mengkalibrasi voltage frequency chanel 1 dan chanel 2

Dimana untuk frequency 1 Khz tegangan harus 1 volt P-P.

21. AC VOLTAGE SELECTOR ;

Untuk menyetel tegangan listrik 110 Volt atau 220 Volt.

22. INT MOD

Teminal intensitas Brightness

OSILOSKOP

Osiloskop berguna untuk: melihat tingkah laku tegangan gelombang secara visual, ada beberapa jenis tegangan gelombang yang akan diperlihatkan pada layar monitor osiloskop .

1) Gelombang sinusoida

2) Gelombang blok

3) Gelombang gigi gergaji

4) Gelombang segitiga.

Untuk dapat menggunakan osiloskop, harus bisa memahaami tombol-tombol yg ada pada pesawat perangkat ini,seperti telah diutarakan diatas.

Secara umum osiloskop hanya untuk circuit osilator ( VCO ) disemua perangkat yg menggunakan rangkaian VCO.

Walau sudah berpengalaman dalam hal menggunakan osiloskop, kita harus mempelajari tombol instruksi dari pabrik yg mengeluarkan alat itu.

Untuk mengukur: Volt dari (tiap jenis tegangan gelombang.)

Besaran gelombang frequency

Betuk gelombang frequency.

W a k t u ( time )

F a s a

Tegangan tinggi maksimum

Tegangan tinggi minimum.

Lengkung dan cacat modulasi ( audio )

Cara menghitung frequency tiap detik.

Dengan rumus sbb ; F = 1/T

F = freq

T = waktu

Untuk menggunakan osiloskop haruslah berhati-hati, bila terjadi kesalahan sangat fatal akibatnya?.

KLIK DISINI UNTUK
DOWNLOAD PANDUAN OSCILLOSCOPE TERLENGKAP
VERSI INDONESIA

Categories: , ,

1 comments:

Poskan Komentar

LEMBAGA PENDIDIKAN WIRASWASTA INDONESIA (LPWI)

BEKERJASAMA DENGAN
KERUKUNAN USAHA KECIL DAN MENENGAH INDONESIA (KUKMI)
SERTA
WAHANA PONSEL EDUCATION
RAJA PONSEL TRAINING CENTER

MENYELENGGARAKAN

PELATIHAN TEKNISI HANDPHONE
SEBAGAI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT


RINCIAN MATERI PEMBELAJARAN

MOTIVASI DAN KEWIRAUSAHAAN

Materi Motivasi dan Games

Mental dan Sikap Enterpreneur

Pengembangan Konsep Usaha

Strategi Pengembangan Usaha

Pembuatan Laporan Keuangan

Pemahaman Konsep Bisnis


MATERI SOFTWARE

Pengenalan Spesifikasi Komputer

Pengenalan Peralatan Software Handphone

Installasi Program Software Handphone

Pengenalan Fungsi Tombol Pada Software

Analisa Kerusakan Menggunakan Software

Teknik Perbaikan Menggunakan Software


MATERI HARDWARE

Rangkain Komponen Elektronika Ponsel

Pengenalan dan Pengukuran Komponen

Pengenalan alat-alat Reparasi Ponsel

Penggunaan Avo Meter dan Power Supply

Penggunaan Solder Uap / Blower Hot Air

Struktur Diagram Perangkat Ponsel

Fungsi dan Gejala Kerusakan Komponen

Pengenalan Diagram Skema Jalur Ponsel

Teknik Angkat dan Pasang Komponen

Teknik Angkat dan Pasang IC Ponsel

Teknik Angkat, Cetak, dan Pasang IC BGA

Teknik Jumper Jalur PCB Ponsel

Teknik Bongkar dan Pasang Casing

Menganalisa dan Memperbaiki Ponsel

Pendalaman Studi Kasus Kerusakan


TARGET PEMBELAJARAN:

1. Dapat Memahami Pengertian dari Hardware dan Software

2. Dapat Memahami Struktur Komponen Elektronika Dasar Ponsel

3. Dapat Memahami Hubungan Antara Hardware dan Software

4. Dapat Memahami Bagian – Bagian Pada Hardware dan Software

5. Dapat Memahami Cara Kerja dari Hardware dan Software

6. Dapat Memahami Teknik Bongkar Pasang Casing Handphone

7. Dapat Menganalisa dan Mendeteksi Kerusakan Pada Hardware dan Software

8. Dapat Memahami Langkah Perbaikan Pada Hardware dan Software

9. Dapat Memahami Fungsi dari Masing-Masing Komponen

10. Dapat Memahami Gejala Kerusakan dari Masing-Masing Komponen

11. Dapat Mendeteksi dan Memperbaiki Segala Kerusakan Pada Ponsel

12. Dapat Memahami Jalur-Jalur Diagram Schematic Seluruh Ponsel

13. Dapat Memahami Teknik Jumper Jalur PCB serta Jumper Kaki IC Ponsel

14. Dapat Memahami Metode Pengajaran Reparasi Ponsel Hardware dan Software

15. Dapat Memahami Metode Usaha Service HP Secara Mandiri

FASILITAS YANG DI BERIKAN:

1. Buku Panduan Teknisi Handphone Hardware dan Software

2. Beberapa Peralatan Reparasi Ponsel

3. Sertifikat diakui Diknas

4. DVD Tutorial Reparasi Ponsel

5. Konsultasi dan Bimbingan Selamanya

6. Mengulang dan Pendalaman Materi Gratis

7. Ruang Belajar Standar Pendidikan Nasional


DIBIMBING LANGSUNG OLEH:

1. Penulis Buku Panduan Teknisi Tingkat Nasional

2. Tim Uji Kompetensi Teknisi Handphone Tingkat Nasional

3. Penulis Rubrik Tips n Triks dibeberapa Tabloid Ponsel

4. Sarjana Elektronika dan Teknik Informatika

5. Tim Instruktur Berpengalaman Tingkat Nasional


Hanya 1.500.000

DI JAMIN SAMPAI MAHIR


SETIAP SAAT KAMI MEMBUKA PENDAFTARAN


LEMBAGA PENDIDIKAN WIRASWASTA INDONESIA (LPWI)

Jl.Cikini IV No.15 Jakarta Pusat - Kode Pos: 10330

Telp: 021-95912107 - 3923506 - 3923507 FAX : 021 - 3149716


SPONSOR SITE

WAHANA PONSEL EDUCATION


TUJUAN UMUM MATERI KEWIRAUSAHAAN

1. Berfikir Kritis, Kreatif, Sistemik, Ilmiah, Berwawasan Luas, dan juga memiliki Etos Kerja

2. Memiliki Semangat Berwirausaha dan Jiwa Bisnis

3. Memiliki Kesadaran akan pentingnya Ilmu Pengetahuan untuk memulai dan mengembangkan bisnis

4. Memiliki Kesadaran untuk merubah budaya mencari kerja menjadi budaya menciptakan kerja dan menciptakan lapangan kerja

5. Memiliki kesadaran untuk melakukan perubahan dengan melahirkan kemampuan dan memiliki cita-cita yang tinggi


Tujuan khusus MATERI Kewirausahaan

1. Agar memiliki minat dan kemauan serta kemampuan menjadi wirausahawan

2. Agar termotivasi untuk mendirikan usaha, terutama usaha kecil dan menengah

3. Agar memahami teknik untuk mendirikan usaha, cara membaca peluang usaha dan menjalankan usaha secara profesional

4. Mampu merancang rencana wirausaha kedepan dimulai dari sekarang.


KOMPETENSI DASAR MATERI KEWIRAUSAHAAN

1. Menjadi Ilmuan dan Profesional yang berfikir Kritis, Kreatif, Inovatif, Sistemik dan Ilmiah.

2. Menjadi Wirausahawan yang berbasis Ilmu Pengetahuan dengan modal “Bisnis”


B = BERBASIS ILMU

I = NOVATIF

S = STRATEGI

N = NIAT YANG KUAT

I = INFORMASI DAN TEKHNOLOGI

S = SUPEL


VISI DAN MISI

1. Menjadikan Lembaga kami sebagai Lembaga Pendidikan Formal / Non Formal yang memiliki Standard Pendidikan yang baku.

2. Meningkatkan keterampilan bagi Peserta didik untuk mampu bersaing dalam Dunia usaha.

3. Mengembangkan potensi diri peserta untuk memahami nilai-nilai kerja dan Profesionalisme dan Bermoral.

4. Menciptakan teknisi-teknisi yang handal dibidang Reparasi Ponsel.

5. Menciptakan lapangan kerja dibidang jasa perbaikan / teknisi handphone (usaha mandiri).

6. Melatih peserta didik untuk dapat langsung menangani kasus di lapangan dengan memberikan materi yang sistematis dan tepat sasaran.

7. Menciptakan tenaga siap pakai bagi bisnis teknik perbaikan handphone / reparasi ponsel.


Adapun alasan pelatihan tersebut kami laksanakan dengan asumsi Handphone sebagai alat komunikasi yang saat ini sudah sangat penting dan menjadi salah satu kebutuhan pokok di kota-kota besar sampai kepelosok pedesaan, sedangkan untuk tenaga ahli dibidang perbaikan handphone tersebut jumlahnya masih sangat belum memadai.


Dalam penyelenggaraan pelatihan reparasi ponsel yang kali diselenggarakan ini adalah pelatihan life skill yang meliputi antara lain :


  • Kemampuan teknis keterampilan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan ekonomi yang berkembang didaerah yang bersangkutan sehingga usaha yang didirikan dapat bertahan dan bahkan dapat berkembang terus sesuai dengan kebutuhan dasar.
  • Peningkatan kualitas diri sebagai individu yang mempunyai kepribadian kuat.
  • Membangun jiwa intrepreneuship karena dalam keberhasilan individu pada saat mengembangkan usahanya juga sangat tergantung pada keinginan dan semangatnya untuk berkembang.
  • Pengetahuan manajemen usaha, karena suatu usaha mutlak harus diorganisir dengan baik, oleh karena itu materi manajemen usaha merupakan hal yang penting, tanpa manajemen yang baik sulit usaha dapat berkembang.


ALASAN BERWIRAUSAHA REPARASI PONSEL / COUNTER


a. Bisnis Usaha Service Handphone Sangat Menguntungkan.

Pengguna handphone di Indonesia sekitar 64 juta pengguna (Data tahun 2007), dengan asumsi beberapa diantaranya memiliki lebih dari dua buah hanphone, maka jumlah handphone yang beredar di masyarakat kurang lebih 128 juta unit dan sebagian besar beredar di Jakarta dan sekitarnya, bagaimana dengan saat ini yang produksi handphone itu sendiri sudah sangat meningkat, bahkan hampir setiap bulannya selalu keluar produksi terbaru dari vendor-vendor yang ada di Indonesia atau dari luar negeri, Perangkat Ponsel yang memang berbasis teknologi ini sangat rentan dengan kerusakan, dengan sendirinya membutuhkan jasa service untuk memperbaikinya semakin meningkat.


b. Permintaan Jasa Service Handphone Sangat Tinggi.

berdasarkan asumsi diatas, kebutuhan permintaan masyarakat terhadap jasa service handphone sangat tinggi.


c. Tidak Membutuhkan Modal Besar.

Modal service handphone tidak membutuhkan biaya besar, hanya dengan menggunakan peralatan sederhana seperti : Solder uap (Blower), solder manual dan seperangkat obeng sudah cukup untuk memperbaiki bagian hardware dari handphone. Sedangkan untuk perbaikan software hanya membutuhkan alat tambahan computer dan Box Flasher.


d. Tidak Perlu Promosi Berlebihan

Jasa service handphone tidak memerlukan pemasaran atau promosi, order tidak hanya datang dari konsumen tapi juga banyak dari counter handphone yang berada disekitar kita, Seperti yang telah diketahui penjualan handphone bekas / second sangat diminati sementara banyak dari handphone tersebut mulanya handphone yang sudah mati total tetapi dapat diperbaiki dan dijual kembali dengan harga yang cukup menguntungkan