LEMBAGA PENDIDIKAN WIRASWASTA INDONESIA

BERSAMA KERUKUNAN USAHA KECIL MENENGAH INDONESIA DAN WAHANA PONSEL EDUCATION

MENYELENGGARAKAN PELATIHAN TEKNISI HANDPHONE SEBAGAI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

=================================================================

Fungsi Setiap Komponen Pada Ponsel

Fungsi Setiap Komponen Pada PonselSocialTwist Tell-a-Friend

Fungsinya sebagai Penangkap dan Pemancar Gelombang Signal yang diterima oleh Pesawat Telepon Selular

SWITCH ANTENA

Fungsinya sebagai Duplixer / Pemisah antara Signal RX (Penerimaan) dengan Signal TX (Pemancaran), dan bisa juga disebut sebagai Terminal pada Pesawat telepon Selular

FILTER RX

Fungsinya Sebagai penyaring / pembagi frekwensi yang diinginkan / yang akan diterima, agar sinyal menjadi lebih bersih yang akan diterima oleh Pesawat Telepon Selular

PENGUAT RX (Transistor)

Fungsinya Sebagai penguat frekwensi penerimaan yang telah disaring oleh Filter RX sebelum diproses lebih jauh oleh Pesawat Telepon Selular

IC RF PROCESSOR

Fungsinya Sebagai pengontrol sinyal RX (masuk) dan TX(keluar), agar setiap bagian dapat bekerja baik, Komponen ini terdiri dari beberapa bagian seperti : IF, MIXER, OSCILATOR, DETECTOR, ENCODER, DECODER, AFC, TONE FREQUENCY, SQUELCH

VCO (Voltage Control Oscilator)

Fungsinya : Sebagai Oscilator / Pembangkit frekwensi yang akan dikirim melalui bagian TX (Pemancaran) dan memeriksa Frekwensi yang masuk melalui bagian RX (Penerimaan) agar tetap sama dengan yang di pancarkan. Dan juga untuk mengatur tegangan pulsa dari RF Signal Processor.

FILTER TX

Fungsinya Sebagai penyaring / pembagi frekwensi yang akan dikirim atau di pancarkan sebelum diperkuat lagi oleh komponen lain yang terdapat di dalam Pesawat Telepon Selular

IC P.A (Power Amplifier)

Fungsinya Sebagai penguat Akhir signal yang akan di pancarkan melalui komponen switch antena yang terdapat didalam Pesawat Telepon Selular

POWER DETECTOR

Adalah transistor yang mendeteksi, kuat lemahnya Signal dan mengirimkan data kepada CPU untuk diolah dan kemudian memberikan data keseluruh komponen terkait, Khususnya dengan Hardware yang berkaitan dengan Signal

IR T/R Dioda

Sebagai pemancar dan penerimaan frequency data dengan menggunakan cahaya infra merah, digunakan untuk mengiring dan menerima data aplikasi software, tanpa perlu kabel data.


Bluetooth

Komponen ini pemancar dan penerimaan frekuensi data dengan menggunakan gelombang radio atau gelombang frekuensi dengan fungsi-fungsi yang sama dengan infra red

SPEAKER

Suatu alat untuk keluarnya suara yang sebelumnya hanyalah getaran listrik dan diubah menjadi suara dengan melalui IC Audio, yang diterima oleh CPU untuk mengeluarkan suara yang terdapat dalam Pesawat Telepon Selular

MICROPHONE

Suatu alat untuk berbicara dan cara kerjanya ialah mengubah getaran suara menjadi getaran listrik agar suara yang diterima bisa diproses oleh komponen Pesawat Telepon Selular lainnya

SIM CARD

Identitas diri dari setiap Pesawat Telepon Selular yang sedang aktif tergantung dari provider sim card yang digunakan, dengan cara diproses oleh CPU yang terdapat dalam Pesawat telepon Selular

C.P.U

Pusat pengolahan data yang terdapat pada seluruh elemen atau komponen yang bekerja didalam Pesawat Telepon Selular seperti memerintah komponen terkait untuk bekerja sesuai kebutuhan dan dapat menerima informasi dari masing – masing komponen Contoh : Memerintahkan IC Power Supply untuk mensupply Tegangan/ arus keseluruh bagian Pesawat Telepon Selular, memerintahkan LCD untuk menampilkan Aktifitas pada Pesawat Telepon Selular, memerintahkan IC Flash untuk menyimpan data dan mengeluarkannya pada saat dibutuhkan, memeriksa data dari Sim Card yang masuk melalui IC Power Supply, menerima perintah data dari Keypad untuk di proses.

RAM (RANDOM ACCESS MEMORY)

Menyimpan data sementara dan membantu kinerja CPU.semakin besar kapasitas RAM semakin baik kinerja CPU.

IC FLASH

Adalah tempat penyimpanan Data pada Pesawat Telepon Selular, yang sifatnya sementara karena datanya dapat dirubah ataupun ditambah

EEPROM

Tempat penyimpanan data utama yang permanent atau data pabrik, dan bekerja tidak dengan ada atau tidak adanya arus listrik pada ponsel, karena mempunyai daya listrik tersendiri. Sedangkan letaknya terdapat pada IC AUDIO

IC REGULATOR

Untuk mengatur tegangan, agar dapat diatur sesuai kebutuhan masing-masing komponen terkait, dan juga sebagai pengkontrol dari IC Charging yang dikendalikan oleh CPU.

IC CHARGE

Komponen yang bekerja secara otomais pada saat pengisian dan kerjanya hanya untuk mengisi tegangan battry yang dikendalikan oleh CPU melalui IC Regulator

IC AUDIO

Fungsinya Sebagai pengolah sinyal suara yang masuk dari IC RF, diperkuat dan diteruskan ke Speaker, memperkuat getaran suara yang telah dirubah Mic menjadi getaran listrik kemudian diteruskan ke IC RF, menjalankan perintah dari CPU dan Pada IC Audio juga terdapat PCM ( Pulse Code Module ) dan EEPROM yang berfungsi membaca kode sinyal yang datang dari operator untuk disesuaikan dengan Imei Ponsel juga menyimpan data-data yang bersifat permanen seperti : Imei, Phone Code, Sec.Code

LCD (Liquit Cell Disply)

Komponen ini berfungsi sebagai alat yanga akan menampilkan semua kegiatan / aktifitas dari pada Pesawat Telepon Selular

Key Pad

Komponen ini berfungsi sebagai alat yang memberikan perintah data kepada CPU untuk di proses dan akan dikirimkan kepada komponen lain yang terkait dalam Pesawat Telepon Selular

IC Interface

Fungsinya sebagai pengontrol data yang diperintahkan oleh CPU untuk Vibrator, Buzzer, lampu dan bersifat sebagai saklar otomatis dalam Pesawat Telepon Selular

Battery

Fungsinya sebagai Sumber Arus listrik / Tegangan yang diperlukan untuk memberikan arus listrik kepada Pesawat Telepon Selular

FLEXIBLE

Fungsinya sebagai penghubung antara komponen satu dengan komponen lainnya

RAP3G (Radio Application Processor 3G)

Fungsi: Sebagai Processor Subsystem (PSS) Untuk Memproses MCU (Micro Control Unit) dan DSP (Digital Signal Processor) RAP3G Merupakan Processor Utama yang memproses System Seluler 3G, RAP3G menyimpan CRT (Certificate ID) dan IMEI sebagai security ponsel Nokia BB5.

Gejala Kerusakan: Gejala Kerusakan Dapat Menyebabkan Ponsel sering Hang, Blank, Restart, tidak ada signal, Contact Service, Contact Retailer, Sim Not Valid. RAP3G ini juga dapat menyebabkan Ponsel Mati Total, dan jika melakukan penggantian RAP3G maka diperlukan Restore Certificate.

CMT NOR FLASH

Fungsi:Digunakan sebagai tempat penyimpanan Kode ISA SW, Data PMM atau File Tunning Value dan Code CDSP SW.

CMT NOR FLASH Menyimpan MCU, CRT (Certificate ID) dan IMEI (International Mobile Equipment Identity) Sebagai Security Ponsel Nokia BB5, Data SW CMT NOR FLASH akan diakses secara langsung oleh RAP3G

Gejala Kerusakan: Gejala Kerusakan Dapat Menyebabkan Ponsel sering Hang, Blank, Restart, tidak ada signal, Contact Service, Contact Retailer, Sim Not Valid, dan juga Mati Total. Untuk Memperbaiki kerusakan ini, anda harus melakukan flashing terlebih dahulu.

SDRAM

Fungsi: Sebagai Memory Utama yang dinamis untuk ISA Software yang akan Mengakses Data CMT dari NOR FLASH ke RAP3G. CMT SDRAM akan diakses secara langsung oleh RAP3G.

Gejala Kerusakan: Kerusakan yang sebabkan oleh SDRAM ini biasanya akan menyebabkan Ponsel Hang, Restart, Sulit dalam Proses Booting saat dihidupkan, atau hanya tampil pada LCD tulisan “Nokia” atau bahkan sampai Mati Total. Solusi awal yang harus dilakukan adalah melakukan ‘Reset” atau Formating Ponsel dengan menggunakan Software Bantu.

HELEN / OMAP (Open Multimedia Application Processor)

FUNGSI: Komponen ini berfungsi untuk memproses Application Engine (APE) pada Ponsel Nokia yang menggunakan Dual Engine atau Dua Processor. OMAP merupakan Processor kedua yang sangat berperan dalam memproses seluruh user interface

GEJALA KERUSAKAN: Kerusakan yang diakibatkan oleh komponen ini adalah kerusakan pada beberapa fungsi seperti: Bluetooth, Camera, Memory Card, LCD, Keypad, USB Interface, dan bahkan dapat menjadi Mati Total

UNTUK FUNGSI-FUNGSI KOMPONEN LAIN SILAHKAN ANDA DOWNLOAD DISINI

By: www.wahanaponsel.com

0 comments:

Poskan Komentar

LEMBAGA PENDIDIKAN WIRASWASTA INDONESIA (LPWI)

BEKERJASAMA DENGAN
KERUKUNAN USAHA KECIL DAN MENENGAH INDONESIA (KUKMI)
SERTA
WAHANA PONSEL EDUCATION
RAJA PONSEL TRAINING CENTER

MENYELENGGARAKAN

PELATIHAN TEKNISI HANDPHONE
SEBAGAI PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT


RINCIAN MATERI PEMBELAJARAN

MOTIVASI DAN KEWIRAUSAHAAN

Materi Motivasi dan Games

Mental dan Sikap Enterpreneur

Pengembangan Konsep Usaha

Strategi Pengembangan Usaha

Pembuatan Laporan Keuangan

Pemahaman Konsep Bisnis


MATERI SOFTWARE

Pengenalan Spesifikasi Komputer

Pengenalan Peralatan Software Handphone

Installasi Program Software Handphone

Pengenalan Fungsi Tombol Pada Software

Analisa Kerusakan Menggunakan Software

Teknik Perbaikan Menggunakan Software


MATERI HARDWARE

Rangkain Komponen Elektronika Ponsel

Pengenalan dan Pengukuran Komponen

Pengenalan alat-alat Reparasi Ponsel

Penggunaan Avo Meter dan Power Supply

Penggunaan Solder Uap / Blower Hot Air

Struktur Diagram Perangkat Ponsel

Fungsi dan Gejala Kerusakan Komponen

Pengenalan Diagram Skema Jalur Ponsel

Teknik Angkat dan Pasang Komponen

Teknik Angkat dan Pasang IC Ponsel

Teknik Angkat, Cetak, dan Pasang IC BGA

Teknik Jumper Jalur PCB Ponsel

Teknik Bongkar dan Pasang Casing

Menganalisa dan Memperbaiki Ponsel

Pendalaman Studi Kasus Kerusakan


TARGET PEMBELAJARAN:

1. Dapat Memahami Pengertian dari Hardware dan Software

2. Dapat Memahami Struktur Komponen Elektronika Dasar Ponsel

3. Dapat Memahami Hubungan Antara Hardware dan Software

4. Dapat Memahami Bagian – Bagian Pada Hardware dan Software

5. Dapat Memahami Cara Kerja dari Hardware dan Software

6. Dapat Memahami Teknik Bongkar Pasang Casing Handphone

7. Dapat Menganalisa dan Mendeteksi Kerusakan Pada Hardware dan Software

8. Dapat Memahami Langkah Perbaikan Pada Hardware dan Software

9. Dapat Memahami Fungsi dari Masing-Masing Komponen

10. Dapat Memahami Gejala Kerusakan dari Masing-Masing Komponen

11. Dapat Mendeteksi dan Memperbaiki Segala Kerusakan Pada Ponsel

12. Dapat Memahami Jalur-Jalur Diagram Schematic Seluruh Ponsel

13. Dapat Memahami Teknik Jumper Jalur PCB serta Jumper Kaki IC Ponsel

14. Dapat Memahami Metode Pengajaran Reparasi Ponsel Hardware dan Software

15. Dapat Memahami Metode Usaha Service HP Secara Mandiri

FASILITAS YANG DI BERIKAN:

1. Buku Panduan Teknisi Handphone Hardware dan Software

2. Beberapa Peralatan Reparasi Ponsel

3. Sertifikat diakui Diknas

4. DVD Tutorial Reparasi Ponsel

5. Konsultasi dan Bimbingan Selamanya

6. Mengulang dan Pendalaman Materi Gratis

7. Ruang Belajar Standar Pendidikan Nasional


DIBIMBING LANGSUNG OLEH:

1. Penulis Buku Panduan Teknisi Tingkat Nasional

2. Tim Uji Kompetensi Teknisi Handphone Tingkat Nasional

3. Penulis Rubrik Tips n Triks dibeberapa Tabloid Ponsel

4. Sarjana Elektronika dan Teknik Informatika

5. Tim Instruktur Berpengalaman Tingkat Nasional


Hanya 1.500.000

DI JAMIN SAMPAI MAHIR


SETIAP SAAT KAMI MEMBUKA PENDAFTARAN


LEMBAGA PENDIDIKAN WIRASWASTA INDONESIA (LPWI)

Jl.Cikini IV No.15 Jakarta Pusat - Kode Pos: 10330

Telp: 021-95912107 - 3923506 - 3923507 FAX : 021 - 3149716


SPONSOR SITE

WAHANA PONSEL EDUCATION


TUJUAN UMUM MATERI KEWIRAUSAHAAN

1. Berfikir Kritis, Kreatif, Sistemik, Ilmiah, Berwawasan Luas, dan juga memiliki Etos Kerja

2. Memiliki Semangat Berwirausaha dan Jiwa Bisnis

3. Memiliki Kesadaran akan pentingnya Ilmu Pengetahuan untuk memulai dan mengembangkan bisnis

4. Memiliki Kesadaran untuk merubah budaya mencari kerja menjadi budaya menciptakan kerja dan menciptakan lapangan kerja

5. Memiliki kesadaran untuk melakukan perubahan dengan melahirkan kemampuan dan memiliki cita-cita yang tinggi


Tujuan khusus MATERI Kewirausahaan

1. Agar memiliki minat dan kemauan serta kemampuan menjadi wirausahawan

2. Agar termotivasi untuk mendirikan usaha, terutama usaha kecil dan menengah

3. Agar memahami teknik untuk mendirikan usaha, cara membaca peluang usaha dan menjalankan usaha secara profesional

4. Mampu merancang rencana wirausaha kedepan dimulai dari sekarang.


KOMPETENSI DASAR MATERI KEWIRAUSAHAAN

1. Menjadi Ilmuan dan Profesional yang berfikir Kritis, Kreatif, Inovatif, Sistemik dan Ilmiah.

2. Menjadi Wirausahawan yang berbasis Ilmu Pengetahuan dengan modal “Bisnis”


B = BERBASIS ILMU

I = NOVATIF

S = STRATEGI

N = NIAT YANG KUAT

I = INFORMASI DAN TEKHNOLOGI

S = SUPEL


VISI DAN MISI

1. Menjadikan Lembaga kami sebagai Lembaga Pendidikan Formal / Non Formal yang memiliki Standard Pendidikan yang baku.

2. Meningkatkan keterampilan bagi Peserta didik untuk mampu bersaing dalam Dunia usaha.

3. Mengembangkan potensi diri peserta untuk memahami nilai-nilai kerja dan Profesionalisme dan Bermoral.

4. Menciptakan teknisi-teknisi yang handal dibidang Reparasi Ponsel.

5. Menciptakan lapangan kerja dibidang jasa perbaikan / teknisi handphone (usaha mandiri).

6. Melatih peserta didik untuk dapat langsung menangani kasus di lapangan dengan memberikan materi yang sistematis dan tepat sasaran.

7. Menciptakan tenaga siap pakai bagi bisnis teknik perbaikan handphone / reparasi ponsel.


Adapun alasan pelatihan tersebut kami laksanakan dengan asumsi Handphone sebagai alat komunikasi yang saat ini sudah sangat penting dan menjadi salah satu kebutuhan pokok di kota-kota besar sampai kepelosok pedesaan, sedangkan untuk tenaga ahli dibidang perbaikan handphone tersebut jumlahnya masih sangat belum memadai.


Dalam penyelenggaraan pelatihan reparasi ponsel yang kali diselenggarakan ini adalah pelatihan life skill yang meliputi antara lain :


  • Kemampuan teknis keterampilan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan ekonomi yang berkembang didaerah yang bersangkutan sehingga usaha yang didirikan dapat bertahan dan bahkan dapat berkembang terus sesuai dengan kebutuhan dasar.
  • Peningkatan kualitas diri sebagai individu yang mempunyai kepribadian kuat.
  • Membangun jiwa intrepreneuship karena dalam keberhasilan individu pada saat mengembangkan usahanya juga sangat tergantung pada keinginan dan semangatnya untuk berkembang.
  • Pengetahuan manajemen usaha, karena suatu usaha mutlak harus diorganisir dengan baik, oleh karena itu materi manajemen usaha merupakan hal yang penting, tanpa manajemen yang baik sulit usaha dapat berkembang.


ALASAN BERWIRAUSAHA REPARASI PONSEL / COUNTER


a. Bisnis Usaha Service Handphone Sangat Menguntungkan.

Pengguna handphone di Indonesia sekitar 64 juta pengguna (Data tahun 2007), dengan asumsi beberapa diantaranya memiliki lebih dari dua buah hanphone, maka jumlah handphone yang beredar di masyarakat kurang lebih 128 juta unit dan sebagian besar beredar di Jakarta dan sekitarnya, bagaimana dengan saat ini yang produksi handphone itu sendiri sudah sangat meningkat, bahkan hampir setiap bulannya selalu keluar produksi terbaru dari vendor-vendor yang ada di Indonesia atau dari luar negeri, Perangkat Ponsel yang memang berbasis teknologi ini sangat rentan dengan kerusakan, dengan sendirinya membutuhkan jasa service untuk memperbaikinya semakin meningkat.


b. Permintaan Jasa Service Handphone Sangat Tinggi.

berdasarkan asumsi diatas, kebutuhan permintaan masyarakat terhadap jasa service handphone sangat tinggi.


c. Tidak Membutuhkan Modal Besar.

Modal service handphone tidak membutuhkan biaya besar, hanya dengan menggunakan peralatan sederhana seperti : Solder uap (Blower), solder manual dan seperangkat obeng sudah cukup untuk memperbaiki bagian hardware dari handphone. Sedangkan untuk perbaikan software hanya membutuhkan alat tambahan computer dan Box Flasher.


d. Tidak Perlu Promosi Berlebihan

Jasa service handphone tidak memerlukan pemasaran atau promosi, order tidak hanya datang dari konsumen tapi juga banyak dari counter handphone yang berada disekitar kita, Seperti yang telah diketahui penjualan handphone bekas / second sangat diminati sementara banyak dari handphone tersebut mulanya handphone yang sudah mati total tetapi dapat diperbaiki dan dijual kembali dengan harga yang cukup menguntungkan